Istri Subur: Saya Bahagia di Tempat Eyang

Eyang Subur (kanan) (VIVAnews/Muhamad Solihin)

Eyang Subur (kanan) (VIVAnews/Muhamad Solihin)

VIVAlife- Kalau kemarin istri-istri Eyang Subur batal melaporkan Adi Bing Slamet ke Polda Metro Jaya, kali ini, mendadak mereka hadir dalam Seputar Obrolan Selebriti (SOS) di Studio ANTV, Epicentrum, Kuningan.

Namun, setelah perbincangan live di acara itu, tiga istri Subur yang datang langsung menghindari media. Menurut pengacaranya, Made Rahman, 'bungkam' kepada wartawan, memang sudah menjadi amanat Subur.

Tujuan kemunculan mereka kali itu, adalah menanggapi beberapa pemberitaan yang makin negatif. "Mereka mau konfirmasi tentang berita yang dibuat Adi dan Arya (Arya Wiguna, mantan murid Subur), termasuk soal menjemput paksa Ani (salah satu istri Subur)," terang Made saat ditemui di Epicentrum, Kuningan, Rabu, 1 Mei 2013.

Pihaknya mengaku keberatan atas rencana jemput paksa itu. Pasalnya, menurut Made, Ani sudah merasa bahagia tinggal di rumah Subur.

Sebelumnya, tepat hari Selasa, 30 April 2013, orangtua Ani, Ade dan Lilis mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polda Metro Jaya. Mereka meminta bantuan polisi agar anaknya bisa kembali.  Ade dan Lili juga mengaku, sebagai orangtua, mereka tidak pernah menikahkan anaknya dengan subur. Mereka menilai, pernikahan anaknya dengan Eyang Subur tidak sah. Mereka bahkan kecewa, Ani menolak untuk dijemput pulang oleh pihak keluarga.

Sebagai pengacara istri-istri Subur, Made pun menyatakan akan meminta pertolongan kepolisian untuk menyelesaikan masalah kasus penjemputan paksa Ani oleh keluarganya. Baginya, penjemputan paksa merupakan tindakan ancaman, dan itu termasuk kriminalitas. "Sekalipun saya keluarganya, kalau menjemput paksa anak saya yang menikah secara resmi pasti juga tidak akan bisa," ujarnya memberi alasan.

Sementara itu, saat dihubungi secara terpisah, Fahmi Bachmid pengacara ayahanda Ani kembali menegaskan, kliennya tidak pernah menjadi wali dan menikahkan Ani dengan Eyang Subur. Pihaknya bahkan tidak tahu dan merasa keberatan atas pernikahan itu.

"Wali perempuan itu kan orangtua, kalau orangtua tak ada, ya harus saudaranya yang paling dekat. Di sini ada hukum Islam yang dilanggar oleh Subur," ujar Fahmi.

Ia menambahkan, pernikahan seorang perempuan tanpa wali telah menyalahi undang-undang.

Ani sendiri telah menyatakan keberatannya secara pribadi atas rencana penjemputan paksa, saat diwawancara di program SOS ANTV. Ia menyebutkan, Arya Wiguna yang bersikeras menjemputnya secara paksa, bukanlah siapa-siapa dan tak ada hubungan darah dengannya. "Saya itu keponakan dari mantan istri dia. Saya sudah merasa nyaman, senang, bahagia. Saya sudah dewasa, bisa bedakan yang baik dan tidak buat saya. Saya itu bahagia di tempat eyang," ujar Ani. (eh)


http://us.life.viva.co.id/news/read/409571-istri-subur--saya-bahagia-di-tempat-eyang
jika diwebsite ini anda menemukan artikel dengan informasi dan konten yang salah, tidak akurat, bersifat menyesatkan, bersifat memfitnah, bersifat asusila, mengandung pornografi, bersifat diskriminasi atau rasis mohon untuk berkenan menghubungi kami di sini agar segera kami hapus.
◄ Newer Post Older Post ►
 

© KAWUNGANTEN.COM Powered by Blogger