Shaggydog dan J-Rock Ngebet Rekaman di Studio Kuno Lokananta

Grup Band J-Rock (VIVAnews/ Muhamad Solihin)

Grup Band J-Rock (VIVAnews/ Muhamad Solihin)

VIVAlife-Studio rekamana kuno Lokananta kian memiliki magnet bagi para musisi muda. Setelah Glenn Fredly merekam album 17 tahun perjalanan kariernya, kini studio yang menyimpan rekaman asli lagu Indonesia Raya ini juga dilirik oleh grup band Shaggdog dan J-Rock.
 
Pimpinan Lokananta, Pendi Hariyadi, mengakui sejak Glen Fredly melakukan rekaman di studio ini membuat Lokananta semakin bergeliat. Banyak band-band anak muda yang kemudian melakukan proses recording di studio ini.
 
"Kalau hanya sebatas mencari tahu Lokananta itu seperti apa memang semakin banyak, " jelas Pendi kepada VIVAlife, Rabu, 5 Juni 2013.
 
Meski demikian, perubahan ini menjadi angin segar bagi eksistensi studio yang juga pernah menjadi saksi kejayaan penyanyi legendaris, macam Gesang ataupun Waldjinah. Apalagi dengan keberadaan para band muda yang bersedia untuk merekam lagunya di studio Lokananta.
 
"Setelah Glenn Fredly, kemudia White Shoes and Couple Company lantas Efek Rumah Kaca yang rekaman lagu di sini. Kemarin bulan April, Shaggydog juga rekaman single di sini, " jelasnya.


Selain Shaggydog, band J-Rock juga rupanya tertarik untuk melakukan proses recording di Lokananta. "Minggu kemarin mereka datang ke sini. Mereka takjub dengan studio rekaman ini. Mereka kaget dengan begitu luasnya Lokananta, " kata dia.
 
Namun untuk kepastian apakah J Rock jadi rekaman di sini, masih ada pembicaraan lebih lanjut. Grup band yang pasti akan rekaman di sini adalah Shaggydog. "Rencananya bulan Juli, Shaggydog akan rekaman untuk satu full album. Mereka juga akan merekam secara live, " tuturnya.
 
Menurut Pendi, rata-rata dari para grup band mengaku tertarik dengan kualitas perekaman musik akustiknya. Selain itu juga, karena luasnya studio rekaman dan fasilitas mixer-nya.
 
 "Luas studionya itu 25 m x 13 m x 7 m. Nggak kalah dengan luas dari studio di Jakarta. Selain itu ada juga teknologi kuno mixernya yang limited edition. Merk mixernya Trident, dari Inggris. Di dunia ini hanya ada 4 mixer seperti itu, " jelasnya.
 
Sementara itu, menurut sound enggineer Lokananta, Andi Kusuma dengan banyaknya anggota band ataupun musisi yang tertarik melakukan proses rekaman di tempat bersejarah itu, diharapkan bisa menjadi ajang perubahan citra Lokananta. Maklum Lokananta selama ini selalu diidentikkan dengan rekaman lagu perjuangan, lagu tradisional, wayang hingga lagu keroncong.
 
"Kan biasanya di tempat ini biasa digunakan untuk merekam lagu keroncong, lagu perjuangan, gending Jawa hingga pertunjukan wayang kulit, " jelas Andi.
 
Andi memiliki harapan besar untuk Lokananta. Tak sekadar menjadi bagian sejarah perkembangan industri musik di Indonesia, namun menjadi studio rekaman layaknya Abbey Road di London yang telah merekam musisi hebat seperti Beatles. "Pengennya ya seperti Abbey Road. Semoga dengan semakin diliriknya Lokananta lambat laun bangkit lagi, " harapnya.


http://us.life.viva.co.id/news/read/418636-shaggydog-dan-j-rock--ngebet-rekaman-di-studio-kuno-lokananta
jika diwebsite ini anda menemukan artikel dengan informasi dan konten yang salah, tidak akurat, bersifat menyesatkan, bersifat memfitnah, bersifat asusila, mengandung pornografi, bersifat diskriminasi atau rasis mohon untuk berkenan menghubungi kami di sini agar segera kami hapus.
◄ Newer Post Older Post ►
 

© KAWUNGANTEN.COM Powered by Blogger