Bisnis Mukena Bali, Tya Kantongi Omzet Rp15 Juta Per Hari

Mukena Bali tengah jadi tren di masyarakat. (VIVAlife/Bobby Andalan)

Mukena Bali tengah jadi tren di masyarakat. (VIVAlife/Bobby Andalan)

VIVAlife – Kain Bali kerap digunakan sebagai pelengkap penampilan saat berjalan-jalan di pantai. Bahannya yang sejuk dan motifnya yang beragam membuat kain pantai Bali ini menjadi incaran favorit turis asing mau pun domestik.

Kini, di tangan seorang wanita bernama Intya Claudya Lesias, kain pantai Bali disulap menjadi bisnis mukena yang menjanjikan. Ya, wanita yang akrab disapa Tya ini merupakan penggagas mukena Bali yang tengah menjadi tren di kalangan kaum Hawa.

Ada cerita menarik di balik bisnis mukena Bali tersebut. Sekitar tiga tahun lalu, Tya memutuskan untuk memeluk agama Islam. Saat itu, ia kesulitan mencari mukena bersih saat hendak salat. Mukena yang ia gunakan biasanya berwarna putih dan mudah kotor. Akhirnya, ia minta dibuatkan mukena dari bahan kain pantai Bali kepada sang ayahanda.

"Ayah membuatkan saya motif pelangi. Saat saya kenakan, tetangga banyak yang bilang bagus. Mumpung bulan puasa, sekalian saja dijual," ujar Tya saaat ditemui VIVAlife, Jumat, 12 Juli 2013.

Mendapat respons positif dari lingkungan sekitar, Tya akhirnya serius menekuni bisnis mukena Bali. Sebagai modal awal, ia merogoh uang sekitar Rp15 juta. Namun, itu semua tak sia-sia. Mukenanya semakin dikenal luas. Pesanan datang dari kota-kota besar, seperti Jakarta, Bandung, dan Makassar.

Kini dalam satu hari, ia bisa meraup omzet sebesar Rp15 juta. Mukena produksi Tya dibanderol dengan harga sekitar Rp55 ribu-65 ribu. Motif mukenanya pun beragam. Ada gambar bunga, pelangi, hingga pohon kelapa. Soal motif, ia mengaku tak ada makna khusus.

"Itu hanya motif saja," ujar Tya.

Diburu pembeli

Tren mukena Bali ini rupanya juga mendatangkan rezeki bagi para pedagang busana Muslim di Pasar Badung, Bali. Di bulan Ramadan, banyak pembeli mencari mukena Bali meski harga yang dibanderol cukup mahal.

"Harganya bervariasi tergantung bahan kualitas. Dijual mulai Rp90 ribu sampai Rp700 ribu," kata salah seorang pedagang, Habibun.

Seorang pembeli bernama Umi mengaku tak masalah mengeluarkan banyak uang untuk membeli mukena Bali. Menurutnya, mukena Bali tengah menjadi tren di masyarakat.

"Di mana-mana mukena Bali itu sedang terkenal. Tidak apalah mahal sedikit, yang penting kesampaian beli mukena asli dari Bali," ujarnya.


http://us.life.viva.co.id/news/read/428457-bisnis-mukena-bali--tya-kantongi-omzet-rp15-juta-per-hari
jika diwebsite ini anda menemukan artikel dengan informasi dan konten yang salah, tidak akurat, bersifat menyesatkan, bersifat memfitnah, bersifat asusila, mengandung pornografi, bersifat diskriminasi atau rasis mohon untuk berkenan menghubungi kami di sini agar segera kami hapus.
◄ Newer Post Older Post ►
 

© KAWUNGANTEN.COM Powered by Blogger