Ditemukan, Cara Atasi Gen Penyebab Down Syndrome

Anak down syndrome.  

VIVAlife - Gangguan down syndrome yang merupakan bawaan sejak lahir hingga saat ini belum ditemukan obatnya. Tapi para peneliti dari Amerika percaya kalau mereka bisa "mematikan" kromosom ekstra yang diketahui menyebabkan gangguan tersebut.

Tim dari University of Massachusetts Medical School berusaha mencari tahu cara mencegah down syndrome, dengan meneliti sel kromosom manusia. Hasilnya berupa terapi gen yang memang sudah dikenal sejak lama dalam dunia kedokteran.

Terapi gen sebelumnya banyak digunakan untuk mengobati masalah medis yang muncul karena kerusakan gen. Tapi hasil penelitian ini adalah yang pertama kali menunjukkan adanya kemungkinan besar penonaktifan kromosom ekstra secara keseluruhan.

BBC melaporkan bahwa terobosan besar ini bisa jadi sebuah kenyataan, namun memang perlu penelitian lebih lanjut. Tim peneliti melakukan eksperimen di laboratorium dengan menambahkan gen yang disebut XIST untuk dikembangkan bersamaan dengan sel induk down syndrome.

Gen ini penting dalam pengembangan sel alami yang ternyata, salah satu dari dua kromosom X yang ditemukan dalam embrio perempuan. Para peneliti menemukan bahwa hal itu dapat digunakan dengan cara yang sama untuk mematikan tambahan salinan kromosom 21 yang ditemukan pada seseorang dengan gangguan down syndrome.

"Penelitian ini juga berarti kita memiliki cara baru untuk mempelajari dasar seluler untuk down syndrome, yang bisa membantu mengidentifikasi obatnya," kata Dr. Jeanne Lawrence, kepala peneliti.

Menurut Carol Boys, dari Down's Syndrome Association, pada BBC, temuan ini dapat memiliki implikasi serius di masa depan yang mungkin memberikan manfaat nyata untuk orang-orang dengan down syndrome. Gangguan down syndrome adalah suatu kondisi genetik yang menyebabkan ketidakmampuan belajar dan memiliki beberapa karakteristik ciri-ciri fisik.

Gangguan itu terjadi sebagai akibat dari kromosom ekstra yang disebut kromosom 21. Tingkat ketidakmampuan belajar bervariasi antara orang-orang dengan sindrom tersebut.

Rata-rata, orang dengan down syndrome memiliki ukuran tinggi yang lebih pendek, memiliki mata yang miring ke atas dan telinga yang kecil. Mereka juga rentan terhadap cacat jantung, masalah tiroid, infeksi, kelainan darah dan gejala awal Alzheimer.


http://us.life.viva.co.id/news/read/430415-ditemukan--cara-atasi-gen-penyebab-down-syndrome
jika diwebsite ini anda menemukan artikel dengan informasi dan konten yang salah, tidak akurat, bersifat menyesatkan, bersifat memfitnah, bersifat asusila, mengandung pornografi, bersifat diskriminasi atau rasis mohon untuk berkenan menghubungi kami di sini agar segera kami hapus.
◄ Newer Post Older Post ►
 

© KAWUNGANTEN.COM Powered by Blogger