Kisah Dai Pedalaman dan Perbatasan di tvOne

David Chalik dan pengisi acara Ramadan tvOne. (VIVAnews/Beno Junianto)

David Chalik dan pengisi acara Ramadan tvOne. (VIVAnews/Beno Junianto)

VIVAlife - Jelang bulan Ramadan tahun ini, stasiun televisi tvOne tak mau ketinggalan untuk menyuguhkan acara-acara bermuatan religi. Salah satunya adalah tayangan berjudul ''Menggapai Ridho Allah - Kisah Para Da'i Pedalaman" (MRA).

Tayangan semi dokumentar itu dapat dinikmati pemirsa tvOne selama Bulan Ramadan 1434 H/2013 M dari Senin-Jum'at setiap pukul 11.00-11.30 WIB.

Tayangan itu akan menampilkan profil serta aktivitas para Da'i yang tersebar di pelosok tanah air. Mereka melakukan dakwahnya di Kepulauan Mentawai (Sumbar), Perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalimantan, Pulau Kera di Nusa Tenggara Timur,  daerah transmigrasi di Tulang Bawang, Mesuji (Lampung), Gunung Kidul DIY, dan lain-lain.

"Sebagian ada adegan alami, sebagaimana biasa dilakukan masing-masing para Da'i dalam kesehariannya," ujar Ustadz Syudaha Bahri, Ketua Dewan Dakwah Islamiyah, Jumat 5 Juli 2013.

Ustadz Syuhada juga menyatakan ingin lebih membuat pemirsa yang menontonnya tersentuh dengan perjuangan dakwah sejumlah Da'i di pedalaman.

"Lewat program ini mudah-mudahan lebih banyak sikap bersosial bisa terus tumbuh, baik dengan harta, ilmu, ataupun doa," ujarnya.

Salah satu Da'i yang akan menceritakan suka dukanya memberi dakwah di pedalaman adalah Ustadz Robithoh Alam Islamy. Ia bertugas di Pulau Takera, Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Ia tetap bertahan walau minus air bersih dan sayur sehingga sempat kena wasir. Forum non-formal kegiatan belajar dan mengaji anak pulau yang ia selenggarakan di rumah kecil hanya beratap seng akhirnya diakui sebagai Madrasah Diniyah Swasta ''Rijalul Ghad'' (Pemimpin Masa Depan) oleh Kanwil Depag NTT pada 2013.


http://us.life.viva.co.id/news/read/426489-kisah-dai-pedalaman-dan-perbatasan-di-tvone
jika diwebsite ini anda menemukan artikel dengan informasi dan konten yang salah, tidak akurat, bersifat menyesatkan, bersifat memfitnah, bersifat asusila, mengandung pornografi, bersifat diskriminasi atau rasis mohon untuk berkenan menghubungi kami di sini agar segera kami hapus.
◄ Newer Post Older Post ►
 

© KAWUNGANTEN.COM Powered by Blogger