4 Penyakit Ini Kerap Muncul pada Senin

Ilustrasi sakit kepala. (guichetdental.org)

Ilustrasi sakit kepala. (guichetdental.org)

VIVAlife - Masih lemas dan mengantuk pagi ini? Padahal, dua hari libur kemarin Anda lebih banyak menghabiskan waktu untuk tidur. Ya, akhir pekan memang waktu yang tepat untuk mengistirahatkan tubuh. Tapi, terlalu banyak tidur juga memunculkan masalah kesehatan serius.

David M. Reiss, MD, seorang psikiater di Rancho Santa Fe, California mengatakan, "Tidur siang yang lama, berarti Anda harus siap insomnia pada malam harinya, atau mungkin hingga pagi. Ini akan mengganggu siklus biologis, dan berdampak secara fisiologis serta psikologis negatif." Apa saja gangguan lain yang mungkin timbul? 

Pelupa

Dilansir laman Boldsky, tidur lebih lama juga berpengaruh pada otak. Kerja sel-sel otak menjadi lebih lambat. Akibatnya, saraf yang berfungsi mengirimkan sinyal pun melemah, sehingga Anda kesulitan mengingat. 

Depresi

Menurut penelitian, masalah depresi cenderung ditemukan pada orang-orang dengan waktu tidur di atas normal. Jam tidur yang panjang pun memperburuk depresi yang diderita. Menurut Reiss, ini termasuk rasa takut menghadapi hari Senin. 

Sakit kepala

Jika Anda sering kali merasakan sakit kepala, coba batasi tidur dalam durasi waktu normal. Selain memengaruhi neurotrasmiter otak yang mengarah pada sakit kepala, tidur terlalu panjang membuat otak kekurangan oksigen. 

Nyeri punggung

Tidak hanya urusan kepala, tidur terlalu lama juga menyebabkan nyeri punggung. Ini karena tubuh yang biasanya aktif bergerak, menjadi pasif saat Anda tidur. 

Selain masalah di atas, jam tidur berlebih juga mampu menyebabkan tiga penyakit berikut:

Obesitas

Salah satu pencetus obesitas adalah tubuh yang kurang bergerak. Demikian juga dengan tidur terlalu lama, yang memungkinkan penambahan berat badan, karena kalori tak terbakar. Menurut studi, orang yang bangun lebih siang memiliki risiko 21 persen lebih tinggi pada obesitas, dibanding dengan orang-orang yang tidur dengan jam normal. 

Diabetes

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang tidur melebihi jam normal 8-9 jam, cenderung mengembangkan penyakit diabetes. Terlebih jika keluarga juga memiliki riwayat penyakit ini. 

Jantung

Tidur teratur, 8 jam sehari, mampu mengurangi risiko gangguan jantung. Sebaliknya, waktu tidur yang panjang, yakni lebih dari 12 jam sehari, malah meningkatkan risiko penyakit tersebut. (art)


http://us.life.viva.co.id/news/read/439088-4-penyakit-ini-kerap-muncul-pada-senin
jika diwebsite ini anda menemukan artikel dengan informasi dan konten yang salah, tidak akurat, bersifat menyesatkan, bersifat memfitnah, bersifat asusila, mengandung pornografi, bersifat diskriminasi atau rasis mohon untuk berkenan menghubungi kami di sini agar segera kami hapus.
◄ Newer Post Older Post ►
 

© KAWUNGANTEN.COM Powered by Blogger