Sering Pakai Microwave? Waspadai Bahaya Ini

Nutrisi makanan meluruh karena gesekan molekul dari microwave.  

Nutrisi makanan meluruh karena gesekan molekul dari microwave.  

VIVAlife - Demi kepraktisan, banyak orang lebih memilih menimbun makanan olahan lemari pendingin dan menghangatkannya di microwave sebelum disantap. Cukup tiga menit, makanan sudah siap dinikmati.

Menurut data dari The Southwest Museum of Engineering, Communication and Computation (SMECC), lebih dari 95 persen rumah di Amerika memiliki microwave. Mereka menganggap alat dapur ini sebagai barang penting. 

Namun, dibalik kemudahan yang diberikan, ternyata microwave juga membahayakan kesehatan tubuh. Mengapa?

Menghilangkan Nutrisi 

Nutrisi pada makanan yang dipanaskan di microwave dapat meluruh. Hal ini disebabkan oleh pemanasan elektrik gelombang mikro yang menyebabkan gesekan molekul yang mengurangi atau bahkan menghilangkan nutrisi makanan.

"Gelombang elektrik tersebut berpencar di dalam microwave dan akan diserap oleh makanan yang Anda masukkan ke dalamnya," ujar Dr Joseph M. Mercola, dokter dan ahli bedah berlisensi, seperti dikutip Medical Daily. 

Menghancurkan Vitamin B-12

Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry, mengungkap bahwa 30 hingga 40 persen vitamin B-12 pada daging sapi dan susu akan hilang saat makanan tersebut dipanaskan menggunakan microwave.

Susu ini juga termasuk ASI. Dalam Journal Pediatrics dituliskan bahwa ASI beku yang dipanaskan selama 30 detik dalam microwave, kandungan lizozim-nya akan melemah. Ini yang kemudian menyebabkan pertumbuhan bakteri yang berbahaya. 

Menimbulkan Karsinogen

Saat memanaskan makanan dalam kemasan plastik menggunakan microwave, hati-hati. Karsinogen atau zat penyebab kanker yang terdapat pada plastik dapat terserap dalam makanan tersebut.

Dilansir foodbabe, plastik pembungkus makanan mengandung bahan kimia beracun seperti BPA, polyethylene terpthalate (PET), benzena, toluena, dan xilena

Mengubah Komposisi Darah

Sebuah penelitian di Swiss mengungkap terjadinya perubahan komposisi darah pada individu yang mengonsumsi susu dan sayuran yang dipanaskan dalam microwave.

Jumlah sel darah merah yang menurun, sementara jumlah sel darah putih meningkat. Hal tersebut dikarenakan radiasi non-ionizing microwave yang dapat memengaruhi perubahan dalam darah dan detak jantung. 


http://us.life.viva.co.id/news/read/436060-sering-pakai-microwave--waspadai-bahaya-ini
jika diwebsite ini anda menemukan artikel dengan informasi dan konten yang salah, tidak akurat, bersifat menyesatkan, bersifat memfitnah, bersifat asusila, mengandung pornografi, bersifat diskriminasi atau rasis mohon untuk berkenan menghubungi kami di sini agar segera kami hapus.
◄ Newer Post Older Post ►
 

© KAWUNGANTEN.COM Powered by Blogger