Menyesap Seni dalam Peranti Saji

Peranti saji. (http://concept191.blogspot.com)

Peranti saji. (http://concept191.blogspot.com)

VIVAlife - Menikmati sajian kuliner, rasanya tak cukup hanya mencicip kelezatan atau menghirup aroma dari racikan bumbu. Lewat kuniner, kita juga bisa meresapi ritual budaya yang diturunkan di masing-masing daerah. Seperti peranti saji yang digunakan pun memiliki nilai peninggalan. 

Di zaman kerajaan misalnya, acara makan bukan acara biasa, melainkan jamuan megah dengan perangkat makan lengkap. Kala itu juga, peranti saji sudah dibuat dengan sentuhan seni. Piring bermotif, mangkuk perak berukir, atau sendok dengan pola dan makna tertentu. 

Dari perangkat ini kita dapat merunut bagaimana seni berkembang dari abad ke abad. Sayang, peranti ini kini sulit ditemui. Pasar menyajikan kepraktisan berdasarkan fungsi, bukan lagi seni. 

Sebagai upaya mengenalkan dan memelihara kelestarian peranti saji dari penjuru daerah Tanah Air, Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) dalam usianya ke-33, akan menggelar pameran bertema peranti saji asal Indonesian pada 19-22 September 2013 di Jakarta Convention Center (JCC) Assembly Hall 1, 2 dan 3 serta area Lobby Assembly Hall. 

Ini kali pertama diadakannya pameran kriya peranti saji Indonesia untuk mengangkat kembali beragam budaya kuliner daerah. Pengunjung pameran dapat mengenal langsung beragam ciri dan ritual kegunaan peranti saji daerah sekaligus mempelajari tata saji. 

Sebanyak 203 stand perajin rumahan akan menggelar karya. Di sana Anda bisa mendapati anyaman rotan yang bukan lagi berbentuk tikar, tapi sudah menjelma sebagai keranjang roti cantik. Atau kerajinan gerabah yang tidak lagi berwajah gentong, tapi berevolusi menjadi teko cantik, piring berbagai bentuk, atau mug-mug mungil yang elegan saat digenggam tangan.

Ya, semua yang dihadirkan dalam pameran ini sudah melewati kurasi tim Dekranas. Para perajin ini sebelumnya juga telah melalui tahap pembinaan oleh Dewan Kerajinan Daerah masing-masing. Soal kualitas pun sudah disesuaiakan dengan standar internasional. Demikian juga dengan desain yang juga disesuaikan dengan selera global tanpa meninggalkan khazanah Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Dekranas juga menganugerahkan Dekranas Award untuk perajin terbaik. "Dekranas Award tahun 2013 ini dimulai dengan proses seleksi ketat atas beberapa karya unggulan yang telah dilakukan sejak bulan April 2012 lalu," ujar Ibu Okke Hatta Rajasa selaku Ketua Harian Dekranas.

Delapan kategori yang dilombakan adalah: produk keramik, batu-batuan, tekstil/lembaran, material alam, serat alam, kayu, logam dan material hasil olahan. 

Selain itu juga peluncuran buku berjudul "Peranti Saji Indonesia" yang akan dilakukan oleh Ibu Negara. Buku ini mendokumentasikan kriya peranti saji dari berbagai daerah, lengkap dengan deskripsinya. (adi)


http://us.life.viva.co.id/news/read/444517-menyesap-seni-dalam-peranti-saji
jika diwebsite ini anda menemukan artikel dengan informasi dan konten yang salah, tidak akurat, bersifat menyesatkan, bersifat memfitnah, bersifat asusila, mengandung pornografi, bersifat diskriminasi atau rasis mohon untuk berkenan menghubungi kami di sini agar segera kami hapus.
◄ Newer Post Older Post ►
 

© KAWUNGANTEN.COM Powered by Blogger