Jantung Berdebar, Tanda Tubuh Kurang Cairan

Cukupi kebutuhan cairan tubuh.  

Cukupi kebutuhan cairan tubuh.  

VIVAlife - Dehidrasi atau kurangnya cairan tubuh sering dianggap sebagai hal sepele. Padahal, efeknya bisa memicu gangguan kesehatan ringan, atau lebih parahnya penurunan fungsi ginjal.

Sayang, banyak orang yang ternyata tidak menyadari bahwa dirinya mengalami dehidrasi kronis. Hal tersebut diungkap Dr. dr. Saptawati Bardosono, Msc dalam acara 'Tingkatkan Status Hidrasi Masyarakat Menuju Indonesia yang Lebih Baik' di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis, 10 Oktober 2013.

"Masalah dehidrasi kronis menimbulkan dampak negatif di setiap tahapan usia kehidupan," ucap Saptawati yang juga Ketua Indonesian Hydration Working Group (IHWG), organisasi yang mensosialisasikan hidrasi sehat pada masyarakat luas.

Menurut Saptawati, terdapat beberapa tanda dehidrasi kronis yang wajib dikenali, sehingga dapat langsung ditangani dengan menambah asupan air putih. Berikut gejalanya: 

Mulut Kering

Mulut dan bibir kering merupakan tanda umum dehidrasi. Namun, jika diikuti dengan lidah membengkak dan air mata kering, berarti dehidrasi yang dialami sudah parah.

Sembelit

Tak hanya kurang asupan serat, kurangnya cairan dalam tubuh juga mengakibatkan sembelit atau susah buang air besar. Hal ini karena saat dehidrasi, usus besar mencoba menghemat air yang mengakibatkan feses menjadi kering dan keras.

Perubahan Warna Urin

Cara mudah mengetahui apakah tubuh kecukupan asupan air atau tidak adalah dengan memeriksa warna urin. Jika urin berwarna kuning pekat atau kuning gelap berarti Anda mengalami dehidrasi.

Nyeri di Kepala

Kekurangan cairan akan membuat volume dan pasukan oksigen menurun sehingga tubuh cepat lelah. Tanda ini juga disertai sakit kepala terutama saat tiba-tiba berdiri dari duduk atau tidur. Dalam kasus yang parah, seseorang yang dehidrasi bisa pingsan.

Jantung Berdebar

Dehidrasi juga menyebabkan turunnya aliran darah, hingga menyebabkan perubahan kadar elektrolit. Akibatnya, jantung berdetak lebih cepat.

Elastisitas Kulit Menurun

Berbeda dengan kondisi kulit normal, pada tubuh yang mengalami dehidrasi biasanya kurang elastis. Saat dicubit, kulit cenderung lambat kembali ke bentuk semula.


http://us.life.viva.co.id/news/read/450626-jantung-berdebar--tanda-tubuh-kurang-cairan
jika diwebsite ini anda menemukan artikel dengan informasi dan konten yang salah, tidak akurat, bersifat menyesatkan, bersifat memfitnah, bersifat asusila, mengandung pornografi, bersifat diskriminasi atau rasis mohon untuk berkenan menghubungi kami di sini agar segera kami hapus.
◄ Newer Post Older Post ►
 

© KAWUNGANTEN.COM Powered by Blogger