Prihatin Miskin Lagu Anak, Kemenparekraf Gelar Lomba Lagu

Juju Masunah perwakilan Kemenparenkraf (Dokumentasi Pribadi)

Juju Masunah perwakilan Kemenparenkraf (Dokumentasi Pribadi)

VIVAlife - Bertolak dari keprihatinan atas belum berpihaknya industri musik kepada dunia anak-anak dan masih langkanya lagu anak-anak yang mendidik, membuat Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparenkraf) menggelar lomba cipta lagu anak dan festival lagu anak-anak tahun 2013. Lomba ini dapat dikuti oleh seluruh anak di Indonesia.

Direktur Pengembangan Seni Pertunjukan dan Industri Musik pada Ditjen Ekonomi Kreatif Berbasiskan Seni Budaya Kemenparekraf, Juju Masunah Mhum PhD menjelaskan, festival lagu anak dan lomba cipta lagu anak itu menjanjikan hadiah Rp 20 juta bagi pemenangnya sampai babak akhir.

"Pesertanya boleh masyarakat umum. Melalui festival itu, diharapkan bermunculan lagu anak-anak yang mendidik dan memotivasi para pencipta lagu menghasilkan lagu anak-anak yang sehat dan menghibur, juga memunculkan lagu anak dalam bentuk pertunjukan dan rekaman," ujar Juju kepada VIVAlife, Selasa 8 Oktober 2013.

Lagu-lagu yang diikutkan diharapkan sedapat mungkin bermuatan tentang keunggulan lokal yang ada di daerah. Juju Masunah juga mengatakan, tahun ini tema yang ditetapkan untuk acara lomba cipta dan festival lagu adalah "Irama Hatiku".

Melalui tema itu, peserta boleh memilih salah satu dari delapan subtema yang ditawarkan, yakni "Bersih Lingkungan", Binatang Peliharanku", Ke mana tanamanmu",  "Keluarga Idamanku", "Temanku", "Mainanku", "Cita-citaku" dan "Hidup Tertib dan Disiplin".

Dari subtema tersebut, Juju Masubah berharap, para pencipta lagu akan terinspirasi untuk menghasilkan lagu-lagu yang sehat untuk pertumbuhan anak-anak Indonesia.

"Selama ini banyak ajang pencarian bakat yang tidak bisa mengarahkan anak tumbuh dan cerdas sesuai usianya. Akibatnya  pertumbuhan anak-anak cenderung dipaksakan dewasa, baik karakter dan penampilannya, dandananya  pun menyerupai orang dewasa," ujarnya.

Dia menambahkan, masyarakat yang berminat mengikuti lomba dan festival ini dapat mengirimkan aransemen (instrumentalia) dalam bantuk CD audio ke Direktorat Pengembangan Seni Pertunjukan dan Industri Musik di Gedung Film.

Lagu yang diikutkan lomba harus mudah dicerna untuk anak-anak kategori usia 3 – 6 tahun, 7 – 9 tahun, dan 10 – 13 tahun.  Pendaftaran ditutup 24 Oktober. Pengiriman karya lomba dilengkapi biografi.

"Karya harus orisinil, belum pernah dipublikasikan. Dari seluruh karya yang diikutkan lomba, panitia akan memilih 10 nominasi terbaik,"  lanjut Juju Masunah seraya menambahkan keterangannya bahwa karya karya yang lolos nominasi akan ditampilkan dalam acara festival  lagu anak di Epicentrum Walk, Kuningan,  Jakarta Selatan, pada akhir November 2013. (umi)


http://us.life.viva.co.id/news/read/450130-prihatin-miskin-lagu-anak--kemenparekraf-gelar-lomba-lagu
jika diwebsite ini anda menemukan artikel dengan informasi dan konten yang salah, tidak akurat, bersifat menyesatkan, bersifat memfitnah, bersifat asusila, mengandung pornografi, bersifat diskriminasi atau rasis mohon untuk berkenan menghubungi kami di sini agar segera kami hapus.
◄ Newer Post Older Post ►
 

© KAWUNGANTEN.COM Powered by Blogger